Ringkasan BI Bab 2

1. MENANGKAP INFORMASI TUTURAN TIDAK LANGSUNG

A. Mendengarkan Pembacaan Informasi

a. Proses Mendengarkan (Melalui siaran radio/TV)

1)     Mendengarkan dengan jelas

2)    Berkosenterasi dengan materi siaran

3)    Menangkap pokok-pokok siaran dengan sadar

4)    Menyesuaikan diri dengan ide-ide pokok siaran

5)    Memberikan reaksi atas ide-ide pokok siaran

6)    Membuat kesimpulan

b. Faktor keefektifan mendengarkan (Persiapan)

1)     Fisik komunikator dan komunikan

2)    Psikhis komunikator dan komunikan

3)    Pengalaman terhadap isi siaran

4)    Bahan pembicaraan

5)    Situasi saat berlangsungnya siaran informasi

6)    Kesibukan, pikiran, minat, pengalaman, asosiasi, dan perasaan pendengar.

  1. c. Prinsip-prinsip Mendengarkan

1)     Bersiap mendengarkan dengan pikiran terbuka

2)    Memahami ide siaran

3)    Menilai ide dan fakta dalam siaran

4)    Memberikan sambutan langsung

5)    Memotivasi diri untuk mencatat dan membuat laporan

6)    Mencari hal-hal yang menarik, baru, tepat dan berguna dari isi siaran

7)    Menangkap teknik penguraian dari siaran

8)    Berlatih mendengarkan berbagai jenis isi siaran

9)    Menyiapkan inti materi untuk di sampaikan ke pihak lain

B. MENGUNGKAPKAN PESAN DAN ISI SIARAN atau TUTURAN LANGSUNG

-          Pesan dari isi siaran adalah isi, pesan khusus, memberikan kesan mendalam dan sulit di lupakan, menyentuh perasaan, dan bermanfaat.

-          Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baku atau resmi

-          Cirinya :

1)     Mempuyai kemantapan atas kaidah bahasanya

2)    Terbuka terhadap perubahan

3)    Pengkodifikasiannya tepat

4)    Digunakan secara luas

5)    Bisa sebagai bahasa ilmu pengetahuan

6)    Tidak bercampur bahasa asing

7)    Menggunakan intonasi netral

2. MENYAMPAIKAN PERSETUJUAN

A. Tanggapan Secara Umum

Bila menyetujui :

1)     Memperkuat pendapat

2)    Komentar tidak berlebihan

3)    Menggunakan kata, frase, istilah yang mudah di mengerti

4)    Banyak menimbah ilmu

5)    Menunjukan hal-hal positif dari pendapat yang di dukung

Bila menolak :

1)     Menyampaikan pendapat sendiri tentang sesuatu agar dapat di bandingkan dengan pendapat orang lain

2)    Tidak mecemooh, menghina pendapat orang lain

3)    Menggunakan alas an logis diikuti pendapat sendiri

4)    Menyakinkan orang dengan menyangkutkan hal lain di luar masalah

5)    Menunjukan hal-hal negative yang tidak di setujui

Menolak dan menerima suatu berita dapat terjadi apabila :

1)     Ada sesuatu yang ditanggapi

2)    Mempunyai pengetahuan yang memadai terhadap pokok masalah

3)    Berpikir secara kritis dan tegas untuk menerima atau menolak

B. Memberikan Persetujuan atau Dukungan

Pedoman menyampaikan persetujuan :

1)     Dukungan harus jelas

2)    Dukungan disesuaikan dengan pembicara atau pendengar

3)    Dukungan tidak asal

4)    Dukungan dikaitkan dengan hal-hal yang mendukung pendapat

5)    Dukungan disampaikan dengan kalimat, intonasi, mimic, ekspresi yang tepat

6)    Jika perlu gunakan alat peraga

7)    Dukungan tidak menimbulkan pro dan kontra

8)    Tidak memberikan komentar yang berlebihan

9)    Pada saat mulai berbicara gunakan hal-hal berikut :

  1. Sebelum berbicara pandanglah pendengar
  2. Tambahlah dengan gerak-gerik yang wajar yang sesuai dengan situasi
  3. Gunakan kecepatan berbicara wajar
  4. Kuasai materi yang akan di sampaikan
  5. Perhatikan kesopanan, keberanian berbicara, dan gaya
  6. Sajikan secara sistematis dan logis
  7. Gunakan kalimat yang mudah di pahami
  8. Sampaikan secara terarah, menarik dan meyakinkan
  9. Kemukakan fakta dan data yang dapat di pertanggung jawabkan
  10. Jangan mengekor pendapat orang lain
  11. Sampaikan dengan singkat, padat dan jelas

C. Tindakan untuk Mempersiapkan Dukungan

1)     Mendata informasi

2)    Merumuskan pokok persoalan artikel

3)    Memahami kemampuan penerima dukungan

4)    Merumuskan pendapat umum dan pribadi untuk di bandingkan

5)    Mempersiapkan diri dengan rumusan, tanggapan, dan dukungan dengan jelas dan konkrit

6)    Memilih kata kunci untuk memberikan dukungan yang tepat

7)    Memberikan persetujuan atau dukungan dengan bukti pendukung atau alas an logis

3. MEMBACA MEMINDAI(Skimming dan Scanning)

A. Memahami Gangguan Membaca Memindai

Hambatan :

1)     Membaca bersuara

2)    Membaca dengan menggerakan bibir

3)    Membaca dengan alat

4)    Membaca dengan menggerakan kepala

5)    Membaca ulang bagian yang sudah dibaca (regresi)

6)    Membaca dengan melafalkan di batin /pikiran(subvokalisasi)

7)    Membaca dengan menyerah pada keadaan yang mengganggu

8)    Membaca dengan kurang berkosentrasi

9)    Membaca dengan tidak ada dorongan untuk berhasil (antusiasisme)

10)  Membaca tidak pada tempatnya

11)   Membaca dengan posisi tubuh dan penyinaran yang salah

12) Membaca sambil melakukan kegiatan lain

B. Teknik Meningkatkan Kecepatan Membaca

1)     Meminimalkan hambatan-hambatan dalam membaca

2)    Memperlebar jangkauan pandangan mata

3)    Menyeimbangkan keberhasilan dan kecepatan membaca

4)    Menambah frekuensi latihan membaca cepat

5)    Mempercepat penangkapan ide-ide pokok

6)    Membuat catatan kecepatan membaca setiap hari

  1. PARAGRAF PERSUASI
    1. Jenis Persuasi
      1. Propaganda
      2. Iklan
      3. Selebaran
      4. Kampanye, dsb

B. Dasar-Dasar Persuasi

  1. Watak dan kredibilitas pembicara atau penulis
  2. Kemampuan mengendalikan emosi
  3. Bukti-bukti

C. Teknik-teknik Menyusun Persuasi

a. Teknik Rasionalisasi

: Proses pembuktian mengenai suatu kebenaran dalam bentuk yang agak lemah

b. Identifikasi

: Analisis terhadap pendengar atau pembaca tentang latar belakang, dan situasi untuk menciptakan dasar pembicaraan

c. Sugesti

    : Usaha untuk membujuk atau mempengaruhi orang lain

    d. Konformitas

    : Keinginan diri untuk serupa dengan yang lain

    e. Kompensasi

      :Suatu tindakan atau hasil usaha untuk mencari pengganti sesuatu, sikap, keadaan, sehingga pendengar atau pembaca dapat melakukan tindakan sesuai yang diinginkan penulis

      f. Penggantian

        : Pengalihan suatu objek atau tujuan tertentu kepada objek atau tujuan lain

        g. Proyektif

          : Suatu teknik menjadikan sesuatu yang sebelumnya merupakan subjek sekarang menjadi objek

          1. Klausa Bebas : klausa yang dapat  berdiri sendiri sebagai kalimat sempurna

          a. Klausa Verbal : Klausa yang predikatnya berjenis kata kerja

            Contoh : Kami yakin dia telah mengerjakan semua soal itu

            Objek : Klausa transitif (berobjek), Klausa intransitive (tidak berobjek)

            Aktivitas subjeknya : Klausa aktif (melakukan pekerjaan), klausa pasif (dikenai pekerjaan)

            Klausa medial (klausa yang subjeknya bekerja untuk diri sendiri), klausa respirokal (klausa yang subjek dan objeknya melakukan pekerjaan yang berbalasan)

            b. Klausa nonverbal:klausa yang predikatnya selain kata kerja

            1) Klausa substansial(predikatnya kata benda)

            Contoh : Semua orang tahun bahwa ia guru bahasa Indonesia

            : Kami menduga bencana itu angin topan

            2) Klausa pronominal(predikatnya kata ganti)

            Contoh: Mereka berkeyakinan bahwa biang keladinya dia

            : Kita menyangka orang itu pencuri

            3) Klausa ajektival(predikatnya kata sifat/keadaan)

            Contoh : Mereka menyangka ombak itu kecil saja

            : Pemerintah belum tentu bahwa masyarakat sengsara

            4) Klausa numerical (predikatnya kata bilangan)

            Contoh : LSM mengira hutang pemerintah sedikit

            : Para petugas tahu bahwa korban bencana alam seribu orang

            5) Klausa adverbial(predikatnya kata keterangan)

            Contoh : Saya tidak mengira bahwa ia ada di sini

            : Kami menyangka datangnya kemarin lusa

            2. Klausa Terikat:Klausa yang tak dapat berdiri sendiri menjadi kalimat sempurna

            a)    Klausa yang hanya mempunyai predikat (Contoh : “Pergilah !” dan “Berlombalah!”)

            b)    Klusa yang terdiri atas predikat dan objek (Contoh: “Mengarang cerita” dan “Dihantui traumanya sendiri”)

            c)    Klausa yang terdiri dari predikat dan keterangan(Contoh:”Telah berangkat kemarin” dan “Sedang membaca di serambi muka”)

            Itu merupakan hasil rangkuman menjelangan ulangan Bahasa Indonesia yang berhasil di rangkum. Walaupun sudah lewat, di harapkan bisa berguna untuk kedepannya

            Download file :

            Ringkasan BI 2

            About these ads

            About melindamelindo

            Seorang Pelajar yang sedang menuntut Ilmu Pengetahuan untuk menuju ke target yang dituju.

            Posted on April 7, 2011, in Ringkasan Pelajaran Kelas X S2. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

            Berikan Balasan

            Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

            WordPress.com Logo

            You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

            Twitter picture

            You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

            Facebook photo

            You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

            Google+ photo

            You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

            Connecting to %s

            Ikuti

            Get every new post delivered to your Inbox.

            %d blogger menyukai ini: